
Mendapatkan peringkat ke dua adalah sebuah prestasi. Tetapi tidak untuk Sumba Timur yang menduduki peringkat ke dua dalam kawasan rawan Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini membuat tokoh-tokoh masyarakat wilayah Sumba Timur, yang berkumpul pada acara Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Padadita Beach Hotel, Waingapu, Sumba Timur, NTT, merasa gelisah.
Harus ada yang diperbuat untuk anak Sumba Timur agar terhindar dari kejahatan luar biasa ini.
Franky Rangga Bani, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sumba Timur, mengatakan bahwa Narkoba bukan hal yang biasa lagi.
“Kondisi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia sudah parah. Kota-kota besar yang sudah dijaga ketat saja masih bisa Narkoba beredar, apalagi kita yang memiliki jalur-jalur laut terbuka”, ujar Franky.
Pdt. Dianita Aprisa L, Taranau, STh, perwakilan Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati) Sumba Timur, sebagai tokoh agama menyatakan kegelisahannya atas permasalahan Narkoba yang telah dipaparkan selama dua hari mengikuti Bimbingan Teknis.
“Masalah Narkoba ini mengundang kegelisahan bagi Kami. Pulang dari Bimtek ini, pundak terasa berat karena ada tanggung jawab yang harus kami tunaikan, ungkap Aprisa.
Sementara itu, Ricky Yanuarfi, SH., M.Si., Kasubdit Lingjamas Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, mengatakan bahwa untuk langkah awal tidak perlu berpikir terlalu jauh. Mulailah dari diri sendiri, dari keluarga. Berikan pengasuhan terbaik pada anak-anak kita. Tidak hanya memberikan perintah, tapi juga memberikan contoh kepada mereka.
“Mulailah dari diri sendiri. Mulai dari keluarga. Anak yang terkena Narkoba biasanya berasal dari pengasuhan keluarga yang kurang baik”, ungkap Ricky.
Pola asuh dan lingkungan keluarga yang baik akan menghasilkan anak-anak dengan potensi yang luar biasa.
Setelah lingkungan keluarga terbentengi, lanjutkan dengan lingkungan yang lebih luas lagi.
Lakukanlah hal-hal kecil dengan cara yang hebat, maka hasilnya pun akan berdampak bagi orang banyak.
- NARKOBA BIKIN GELISAH, MARI JAGA MULAI DARI YANG SERUMAH
- NARKOBA BIKIN GELISAH, MARI JAGA MULAI DARI YANG SERUMAH
- NARKOBA BIKIN GELISAH, MARI JAGA MULAI DARI YANG SERUMAH
#bersinar
BIRO HUMAS & PROTOKOL BNN