“Tolong bantu Kami, Tolong bimbing Kami, agar bisa memiliki masa depan!” Kiranya inilah jeritan hati pecandu Narkoba yang sedang menjalani masa pemulihan di Loka Rehabilitasi Deli Serdang, Sumatera Utara, kepada Kepala BNN, Komjen Pol Drs. Heru Winarko, S.H., pada acara Peresmian Loka Rehabilitasi BNN Deli Serdang, di Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (12/4).Disampaikan dalam bentuk puisi dan lagu, perwakilan ketiga residen juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kasih sayang Kepala BNN terhadap korban penyalahgunaan narkotika melalui peresmian Loka Rehabilitasi Deli Serdang.Dalam sambutannya, Kepala BNN memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah Sumatera Utara yang telah membantu hingga loka rehabilitasi ini dapat berdiri dan beroperasional secara maksimal.Loka Rehabilitasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sulawesi Utara. Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian tahun 2017 yang dilakukan oleh BNN bekerja sama dengan Puslitkes UI, Sumatera Utara menduduki ranking ke 2, provinsi dengan jumlah penyalahguna narkotika terbanyak, yaitu sebanyak 2,53%.Program Manager Loka Rehabilitasi Deli Serdang, Joko Suraji, mengatakan bahwa mayoritas pecandu Narkoba yang ada di loka rehabilitasi tersebut menyalahgunakan narkotika jenis ganja dan shabu. Sedangkan residen yang umumnya melakukan rehabilitasi di Deli Serdang berasal dari Medan, Aceh, dan Padang.Dengan diresmikannya loka rehabilitasi ini, diharapkan dapat berfungsi dan bermanfaat bagi pecandu narkotika yang ingin pulih dari ketergantungan.Tentang Loka RehabilitasiLoka Rehabilitasi Deli Serdang merupakan salah satu unsur pendukung pelaksana tugas BNN yang memiliki peranan penting dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).Loka rehabilitasi ini dibangun di atas tanah seluas 15.000 meter persegi dengan luas bangunan 2.400 meter persegi.Adapun jumlah residen yang telah mendapatkan pelayanan rehabilitasi sejak beroperasional pada akhir tahun 2017 adalah sebanyak 180 residen.Loka Rehabilitasi Deli Serdang difasilitasi dengan sarana dan prasarana yang lengkap, seperti ruang medis, laboratorium, poli gigi, ruang IGD, apotek, hingga mess karyawan.#stopnarkobaHUMAS BNN
Berita Utama
LOKA REHABILITASI DELI SERDANG DIRESMIKAN, PECANDU NARKOBA GANTUNGKAN NASIB PADA KEPALA BNN
Terkini
-
BNN TEGASKAN KOMITMEN INDONESIA DALAM PENGENDALIAN NARKOTIKA GLOBAL DI SIDANG CND KE-69 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 15 Mar 2026 -
KEPALA BNN PIMPIN DELEGASI RI DI CND WINA, DORONG PENDEKATAN BERIMBANG PENANGANAN NARKOTIKA 13 Mar 2026 -
BUKA PUASA BERSAMA TNI-POLRI, PERKUAT SINERGITAS ANTARINSTANSI 13 Mar 2026 -
BNN PAPARKAN PENANGANAN KASUS PENYELUNDUPAN 1,9 TON SABU DALAM RDP KOMISI III DPR RI 12 Mar 2026 -
BNN BEKALI AGEN PEMULIHAN, PERLUAS AKSES REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT 10 Mar 2026 -
BNN KUNJUNGI TVRI, PODCAST DIBALIK LAYAR BAHAS ISU TERKINI 10 Mar 2026
Populer
- FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026

- FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026

- RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN 19 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026

- BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026

- BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026
