Skip to main content
Berita Utama

Laporan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Bagi Petani tentang Inseminasi Kambing Boer di Mukim Maheung, Provinsi NAD

Oleh 24 Des 2008Agustus 2nd, 2019Tidak ada komentar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

Salah satu usaha unggulan yang memiliki potensi, sebagaimana telah disurvey dan dimulai oleh Mae Fah Luang Foundation (MFLF) adalah sektor peternakan kambing. Kambing dipilih sebagai salah satu produk unggulan. Dari sisi hasil, karena daging kambing bernilai tinggi dan banyak dicari di Provinsi NAD, terutama pada hari Raya Qurban setiap tahunnya. Dari sisi perawatan, perawatan kambing relative lebih mudah dan murah.Sebagai awal dari upaya pengembangan peternakan kambing, MFLF telah menyumbangkan ? 200 ekor kambing jenis Boer yang dibeli di Pusat Litbang Peternakan Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Dengan banyaknya jumlah peminat ternak kambing, khususnya para petani, yang dulu mantan penanam ganja, maka BNN melakukan inseminasi jenis kambing tersebut dengan melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan inseminasi kambing boer bagi petani di mukim Maheung, yang kebetulan bertepatan dengan Launching Sustainable Rural Development Center Maheung Village.Tujuan Pendidikan dan PelatihanTujuan diadakannya pendidikan dan pelatihan ini, antara lain :1. Untuk mensosialisasikan program AD khususnya dalam bidang peternakan, sebagai solusi dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani tanpa menanam ganja.2. Untuk memberikan wawasan tentang pengelolaan peternakan kambing Boer, mulai dari proses Inseminasi kambing Boer hingga pengelolaan peternakannya.3. Untuk meningkatkan keterampilan beternak kambing Boer bagi para petani sehingga memiliki usaha lain selain bercocok tanam, sehingga tingkat pendapatannya meningkat karena kambing merupakan salah satu hewan yang mudah dijual dan harganya kompetitif.4. Untuk meningkatkan nilai tambah fungsi lahan, yang di Maheung didominasi oleh padang rumput, sehingga memudahkan untuk mendapatkan pakan kambing.Tahap PelaksanaanPada hari Sabtu, 13 Desember 2008, pukul 09.00 ? 16.30 WIB, puncak acara pendidikan dan pelatihan sekaligus Launching Pilot Project AD di Maheung dibuka oleh Gubernur NAD, Drs. H. Irwandi Yusuf, M.Sc. Undangan yang hadir, antara lain :1. Ketua Yayasan Sambinoe, Ibu Hj. Wati Irwandi Yusuf.2. Kalakhar BNN, Drs. Gories Mere.3. Sekjen Mae Fah Luang Foundation, Mr. Disnadda Diskul beserta Tim MFLF di Maheung.4. Project Officer AD, Drs. Ahwil Lutan, SH, MM, MBA beserta Tim Program AD BNN.5. Kapolda NAD, Irjen Pol. Drs. H. Rismawan, MM beserta jajarannya.6. Ketua MPU, Prof. Muslim Ibrahim.7. Direktur Narkoba Polda NAD, Kombes Pol. Drs. Ali Djohari, SH beserta jajarannya.8. Para Kepala Dinas di Lingkungan Pemda Provinsi NAD.9. Bupati Aceh Besar dan jajarannya serta para Camat di Kabupaten Aceh Besar.10. Para tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.11. Para peserta dan undangan lainnya.Hasil yang dicapai1. Tersosialisasinya program AD khususnya dalam bidang peternakan, sebagai solusi dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani tanpa menanam ganja.2. Meningkatkan wawasan tentang pengelolaan peternakan kambing Boer, mulai dari proses Inseminasi kambing Boer hingga pengelolaan peternakannya.3. Meningkatkan keterampilan beternak kambing Boer bagi para petani dengan memiliki usaha lain selain bercocok tanam, sehingga tingkat pendapatannya meningkat karena kambing merupakan salah satu hewan yang mudah dijual dan harganya kompetitif.4. Meningkatnya nilai tambah fungsi lahan, yang di Maheung didominasi oleh padang rumput, sehingga memudahkan untuk mendapatkan pakan kambing.5. Dengan dimulainya pendidikan dan keterampilan inseminasi ini, peternakan kambing di mukim Maheung manjadi pusat rujukan peternakan kambing di Provinsi NAD.

Baca juga:  Ekonomi Lesu, Yakuza Dicurigai Gencarkan Bisnis Narkoba

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel