) Dinas Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat Terisolir Kab. Keerom Mengambil langkah cepat mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kab Keerom. Kondisi geografis wilayah Keerom yang memiliki garis batas darat dan pintu masuk dengan Papue New Genue (PNG) merupakan salah satu kerawanan masuknya narkotika gelap yang memungkinkan menyebabkan munculnya persoalan- persoalan sosial lain. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan BNN Propinsi Papua menginisiasi terciptanya kampung siaga narkoba di daerah yang berbatasan dengan NKRI melalui kegiatan bertajuk Pelaksanaan KIE Konseling dan Kampanye Sosial Bagi PMKS menuju Pencanangan Kampung Pund dan Kampung Banda Distrik Waris Siaga Penyalahgunaan Narkoba. BNNP Papua memberikan sosialisasi tentang narkoba dan dampaknya terhadap kekerasan terhadap anak dan perempuan juga dampak lain terhadap kesehatan seperi HIV/AIDS. Dalam kesempatan ini pula, masyarakat kampung Pund dan Banda yang diwakili oleh kepala kampung, perwakilan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut menyatakan komitmen bersama dengan disaksikan Kepala Dinaas Kesejahteraan sosial, BNNP papua, Dinas Kesehatan, Kepala Distrik Waris, Koramil dan Polsek Setempat. Agus Salim, S.KM., M.Kes, Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Masyarakat Terisolir kab. Keerom dalam kegiatan yang bertajuk tersebut mengungkapkan edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan kaitannya dengan kekerasan rumah tangga dan HIV/AIDS sangat penting untuk diberikan pada masyarakat. Kepala Dinas mengungkapkan bahwa saat ini permasalahan narkoba merupakan persoalan sosial yang sudah sangat meresahkan, oleh karena itulah sudah saatnya kita bersama mengambil bagian untuk menyelamatkan anak-anak kita generasi penerus emas Papua. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dari pemerintah untuk dapat menyeleseikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat kab. Keerom ungkapnya.Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNNP Papua, Sefnat B.Layan, A.Ks., S.Sos ditemui disela kegiatan mengungkapkan bahwa sangat mengapresiasi inisitif dari dari Dinas Kesejahteraan Sosial untuk mengadakan kegiatan tersebut. Pembiayaan sepenuhnya dilakukan oleh Pemerintah Kab. Keerom dan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah terhadap permasalahan narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.Sefnat menjelaskankan bahwa Distrik Waris merupakan salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap permasalahan narkoba. Apalagi kita ketahui bersama bahwa aparat di Polres setempat telah menemukan adanya ladang ganja untuk pertama kalinya di Papua, itu artinya ganja sudah menjadi komuditas yang diperjualbelikan secara illegal di wilayah ini. Oleh karena itulah sangatlah tempat melakukan edukasi di kampung kampung sekitar perbatasan, agar tidak terjadi persoalan – persoalan sosial lain sebagai akibat dari ganja ini seperti putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, dan bentuk – bentuk tindakan kriminal lainnya. Kedepan semoga semakin banyak kampung –kampung kita yang siaga terhadap bahaya narkoba ini agar tidak muncul persoalan – persoalan sosial yang dapat mengancam masyarakat kita, jelas Sefnat. Sementara itu Kepala Distrik Waris Elci Maho., S.STP pihaknya mengungkapkan menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan pada kesempatan ini. Masyarakat disini sangatlah memerlukan kegiatan – kegiatan yang mengedukasi seperti saat ini. Semoga kedepan kegiatan ini dapat rutin terselenggara, sehingga kesepatan bersama masyarakat kami untuk menjadi percontontohan kampung Siaga narkoba dapat terwujud.apabila banyak kampung kampung kami yang berbatasan langsung dengan PNG dan sudah menjadi rahasia umum bahwa disinyalir narkoba utamanya ganja sudah mulai masuk, pungkasnya.
Berita Utama
Komitmen Papua Tangkal Narkoba Dengan Kampung Siaga
Terkini
-
TEKEN MOU DENGAN CITILINK, BNN PERSEMPIT RUANG GERAK PEREDARAN NARKOTIKA 03 Mar 2026 -
HADIRI SARASEHAN, BNN TEGASKAN KEBUDAYAAN SEBAGAI FONDASI KETAHANAN MORAL BANGSA 02 Mar 2026 -
BNN JADI ROLE MODEL SEYCHELLES 28 Feb 2026 -
PERKUAT KETAHANAN BANGSA, BNN DAN BGN JALIN SINERGITAS MELALUI PROGRAM MBG 28 Feb 2026 -
PELAJAR TANGGUH TANPA NARKOBA, BEKAL AWAL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 28 Feb 2026 -
PELANTIKAN PEJABAT DI LINGKUNGAN BNN PERKUAT KEPEMIMPINAN DAN TRANSFORMASI 26 Feb 2026 -
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BERHASIL UNGKAP KASUS PENGIRIMAN 1.907,2 GRAM EKSTASI 25 Feb 2026
Populer
- KEPALA BNN RI DUKUNG TEROBOSAN KEMENKUM RESMIKAN POSBANKUM DAN DEKLARASI DESA BERSINAR DI SULAWESI TENGAH 05 Feb 2026

- PATAHKAN JARINGAN ACEH, BNN SITA 360 KG NARKOTIKA 06 Feb 2026

- BNN PAPARKAN CAPAIAN KINERJA 2025 DAN RENCANA STRATEGIS 2026 DALAM RAPAT KERJA DENGAN KOMISI III DPR RI 04 Feb 2026

- HADAPI ANCAMAN NARKOBA, BNN DAN PEMUDA PATRIOT NUSANTARA PERKUAT KOLABORASI 05 Feb 2026

- BNN GELAR RAPAT KOORDINASI KELEMBAGAAN, SERTIFIKASI LEMBAGA REHABILITASI SESUAI SNI 8807:2022 04 Feb 2026

- RAKERNIS BIDANG REHABILITASI DORONG AKSELERASI LAYANAN TERINTEGRASI DAN BERKELANJUTAN 06 Feb 2026

- KEPALA BNN RI HADIR BERSAMA PRESIDEN RI DALAM MUNAJAT UNTUK KESELAMATAN BANGSA DAN PENGUKUHAN PENGURUS MUI 08 Feb 2026
