
Laga final pertandingan tenis meja internasional smash on drugs 2023 dihiasi dengan penuh ketegangan. Pasalnya terjadi persaingan skor yang sangat tipis dan saling berkejaran antar para pemain di hampir semua kategori.
Sebut saja pertandingan antara Swastika Ghosh asal India dengan Ho Ying asal Guang Xi China pada tunggal putri. Keduanya harus memainkan 4 set pertandingan dengan perolehan skor yang saling berkejaran.
Namun setelah melewati empat babak yang sangat menegangkan tersebut Swastika Ghosh akhirnya berhasil melumpuhkan lawannya dengan skor akhir 3-1.
Tak kalah menegangkan, pertandingan antara perwakilan Indonesia Habibie Wahid dan Kim Taehyun melawan Chang Ping Xiang yang berpasangan dengan Chou Ping Cheng asal Chinese Taipei juga memacu jantung penonton berdetak lebih cepat. Kedua tim yang bermain dengan penuh totalitas tersebut saling menyerang tanpa ampun.
Namun meskipun suporter yang hadir di Auditorium Widya Sabha begitu riuh menyemangati dan sempat memimpin di awal pertandingan, pasangan ganda putra Indonesia pada akhirnya harus menyerah dari pasangan Chinese Taipei dengan skor akhir 3-2.
“Sejujurnya saya merasa agak terganggu dengan suara yang begitu kencang dari suporter Indonesia, tetapi saya berusaha untuk tetap fokus dan menjaga kekompakan hingga akhirnya dapat memenangkan pertandingan,” ujar Chang Ping Xiang
Setali tiga uang dengan kategori tunggal putri dan ganda putra, pada kategori tunggal putra dan ganda putri final smash on drugs internasional 2023 juga tak kalah menegangkan. Setelah perjuangan berat dan persaingan skor yang sangat ketat Zhang Cao Yue mewakili Indonesia pada kategori tunggal putra dan pasangan ganda putri asal Thailand, Nathana Komwong dan Tamolwan Khetkhuan berhasil keluar sebagai juara.
Biro Humas dan Protokol BNN RI