
Pelatihan Raid Planning and Execution (RPE) yang telah dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia BNN RI sukses melahirkan tiga angkatan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BNN RI untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi, profesionalisme dan dedikasi penyidik ASN BNN RI di lapangan dalam rangka memberantas jaringan sindikat narkoba.
Sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan pelatihan RPE terutama dalam aspek kurikulumnya, PPSDM BNN RI melaksanakan evaluasi bersama dengan jajaran Deputi Bidang Pemberantasan dan Biro Umum serta Korps Brimob, pada Rabu (26/10).
Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose hadir secara langsung dalam kegiatan ini untuk memberikan sejumlah arahan khusus terkait pengembangan materi pelatihan RPE sehingga kurikulum yang dihasilkan akan lebih sempurna.
Menurut perspektif orang nomor satu di BNN RI ini, materi pelatihan yang ideal itu bukan hanya fokus pada saat penyerbuan semata, namun juga harus diperkaya dengan materi pelatihan perencanaan yang matang sebelum penggerebekan itu dilakukan.
Dalam kesempatan rapat evaluasi pelatihan RPE kali ini, Kepala BNN RI juga memberikan apresiasi kepada PPSDM BNN RI yang telah menyusun kurikulum penyelidikan dan penyidikan. Hal ini diharapkan menjadi legacy untuk dipedomani oleh para petugas di BNN RI.
Dalam pertemuan kali ini, Jenderal bintang tiga ini juga menyampaikan harapan besarnya agar PPSDM BNN RI mampu menjadi Centre of Excellence sehingga kedepannya banyak instansi lain yang menimba ilmu dan pengalaman di satker tersebut.
Kepala PPSDM BNN RI, Sindhu Setiatmoko, S.E.,M.M mengatakan, kehadiran Kepala BNN RI sangat penting karena telah memberikan arahan yang signifikan dalam rangka pengembangan kurikulum lanjutan untuk pelaksanaan pelatihan pada tahun depan.
Biro Humas dan Protokol BNN RI