
Lomba tari kreasi Dancing Against Drugs yang diprakarsai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI telah melewati babak penyisihan. Sebanyak 20 peserta terbaik diumumkan tim juri dari Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat secara virtual pada rapat pendahuluan persiapan lomba tari kreasi babak final, Jumat (11/3).
Lomba tari kreasi pada babak 20 besar yang akan digelar pada 17 Maret mendatang rencananya akan dilakukan live streaming. Adapun tempat pelaksanaannya yaitu di kantor BNNP ataupun tempat representatif lainnya.
Direktur peran Serta Masyarakat BNN RI, Richard M. Nainggolan M.M., M.B.A. dalam pertemuan tersebut mengingatkan para peserta yang akan tampil untuk berkoordinasi dengan BNN provinsi setempat untuk memastikan lokasi dan jaringan yang baik. Hal ini dikarenakan akan dilakukan penilaian secara langsung oleh dewan juri saat live penampilan tari kreasi Dancing Against Drugs berlangsung.
“Kami menyarankan untuk penampilan dalam 20 besar final nanti dilakukan di BNNP setempat karena BNNP sudah memiliki perlengkapan yang mumpuni untuk daring sehingga saat penampilan tariannya nanti tidak ada gangguan,” tutur Richard.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para peserta babak final antara lain audio system, kamera utama dan cadangan, jaringan internet yang stabil, indoor area untuk penampil, kostum, serta iringan tarian. Untuk memastikan semua persiapan tersebut telah dilakukan secara matang, panitia akan menggelar technical meeting pada satu hari sebelum final dilangsungkan.
Biro Humas dan Protokol BNN RI