Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa melaksanakan diskusi dengan 15 Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini sebagai upaya dalam menggali informasi dan masukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan bersih dari penyalahgunaan narkoba.Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navri Yulenny, SH, MH menyampaikan, salah satu sasaran program BNN adalah pelajar. Hal ini dikarenakan pelajar menjadi salah satu penyumbang angka penyalahguna Narkoba. Disamping sebagai upaya menyelamatkan generasi masa depan bangsa.Kita berupaya jangan sampai anak-anak kita terjangkit. Karena pada usia ini mereka sangat mudah dipengaruhi, usia dimana mereka rasa keingintahuannya besar, jadi perlu kita lindungi, ucap Navri, dihadapan para perwakilan 15 sekolah.15 sekolah yang ikut dalam diskusi ini yakni SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, SMA Negeri 5, SMK Negeri 1, SMK Negeri 3, SMK Negeri 4, SMK Negeri 5, SMK Negeri 6, MAN 1, MAN 2 Islamic Centre, MA Swasta Ulumul Quran, dan SMA Swasta Jaya Langsa.Navri menambahkan, sekolah harus mampu mendorong para siswanya melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan narkoba. Disamping juga ikut memperkuat peran satuan tugas dan kader Anti Narkoba yang sudah terbentuk.Sekolah juga harus mendorong peran orangtua agar membantu melakukan pengawasan terhadap anaknya. Jadi tidak sepenuhnya hanya dibebankan kepada sekolah dalam hal pembinaan anak-anak, ucapnya.Berbagai hal sudah dilakukan BNN Kota Langsa dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekolah. Bahkan, saat ini sudah terjalin nota kesepahaman bersama dengan sekolah terkait gerakan sekolah bersih/bebas penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang dilakukan disamping kampanye dan penyuluh, pembentukan satgas, tes urine dan lain sebagainya.Wakil Kesiswaan SMA N 1 Langsa Supriadi, SPd menyampaikan, pihaknya terus aktif mendorong para siswa terlibat dalam kegiatan ekstrakulikuler sebagai pengambangan minat dan bakat serta pemberdayaan. Disamping melaksanakan butir-butir yang tercantum dalam nota kesepahaman tersebut. Kita khawatir juga terhadap anak-anak, makanya terus bekerjasama melakukan upaya pencegahan, jelasnya. (tim BNNK Langsa)
Berita Utama
BNN Kota Langsa Berharap Sekolah Aktif Lakukan Pemberdayaan Siswa
Terkini
-
FGD BNN RUMUSKAN REKOMENDASI PENGUATAN REGULASI VAPE DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN GENERASI 19 Feb 2026 -
BNN DAN KEMENTERIAN HUKUM MATANGKAN KOLABORASI STRATEGIS PENGUATAN POSBANKUM 19 Feb 2026 -
FGD: PENGATURAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE) DAN PEMBATASAN PENGGUNAAN DINITROGEN OKSIDA (“WHIP PINK”) DI INDONESIA 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026 -
BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026 -
BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA 18 Feb 2026 -
BNN TEGASKAN PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL DALAM RAKERNIS DEPUTI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2026 18 Feb 2026
Populer
- KEPALA BNN RI KUKUHKAN KELOMPOK AHLI MASA BAKTI 2026-2027 27 Jan 2026

- BNN-KEMENDES PDT DEKLARASI INDONESIA BERSINAR DI LAHAT, NEGARA HADIR HINGGA DESA PERANGI NARKOBA 23 Jan 2026

- BNN DAN PEMPROV BANGKA BELITUNG PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN NARKOBA DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN 28 Jan 2026

- PERAYAAN NATAL 2025: KEPALA BNN RI AJAK INSAN BNN MAKNAI TUGAS P4GN SEBAGAI WUJUD PELAYANAN IMAN 30 Jan 2026

- DEDIKASIKAN DIRI DALAM PENGABDIAN DAN PENEGAKAN HUKUM, KEPALA BNN RI RESMI MENYANDANG GELAR DOKTOR KEHORMATAN 31 Jan 2026

- BNN DAN KOMISI YUDISIAL PERKUAT SINERGI PENANGANAN KEJAHATAN NARKOTIKA 30 Jan 2026

- KUATKAN KOLABORASI, BNN TERIMA AUDIENSI DPRD KALIMANTAN TIMUR 31 Jan 2026
