Aksi menangkal ancaman narkoba tidak hanya cukup dengan menumpas para penjahatnya, namun perlu juga mengedukasi segenap lapisan masyarakat agar peduli bahwa ancaman itu benar-benar telah berada sejengkal di depan mata. Dengan kepedulian yang besar, tentu muncul kesadaran kolektif untuk melakukan aksi nyata sesuai dengan peran dan potensinya masing-masing.Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan, bahwa jelas sekali masalah narkoba harus dituntaskan dengan dua pendekatan utama, yaitu mengurangi permintaan (demand reduction) dengan cara prevensi, dan menekan pasokan (supply reduction) dengan cara perang besar-besaran menghabisi para bandar dan juga pengedar.Bicara soal demand reduction maka hari ini, Minggu (5/2/17) BNN melakukan aksi yang serentak di seluruh wilayah tanah air agar memanfaatkan ruang publik seperti moment Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan untuk dijadikan ruang sosialisasi terbuka mengenai bahaya narkoba.Dalam kesempatan inilah, negara hadir melalui BNN baik yang berada di level provinsi ataupun di kabupaten/kota untuk terjun di tengah masyarakat memberikan pemahaman tentang pentingnya hidup sehat anti narkoba.Mengapa hal ini penting? karena kegiatan CFD strategis, di mana ratusan bahkan ribuan orang berlalu lalang. Pada kesempatan seperti ini, sosialisasi akan bisa dilakukan dengan cukup efektif. Bisa dilakukan dengan pameran atau eksibisi, bisa juga dengan mengkreasi sebuah pergelaran mini yang bisa menarik minat orang untuk hadir melihat, atau bisa bisa berada di atas panggung dan mengorasikan sprit anti narkoba pada khalayak yang sedang melakukan aktivitas baik olahraga atau rileks menikmati udara pagi.Dari pantauan redaksi Humas, sejumlah BNN di daerah telah melakukan upaya sosialisasi dalam momentum CFD. Di Jakarta contohnya, BNNP DKI Jakarta berusaha untuk mengoptimalkan kader-kadernya sebagai agen perubahan yang dicetak menjadi bibit unggul di tengah masyarakat untuk berperan serta dalam mengkampanyekan pesan-pesan bahaya narkoba. Yang menjadi catatan cukup unik adalah, BNNP DKI menampilkan para kader cilik yang berasal dari pelajar tingkat sekolah dasar untuk menyuarakan bahaya narkoba kepada masyarakat secara luas. Dengan luwesnya, mereka berani tampil sambil menunjukkan jenis-jenis narkoba melalui sebuah peraga pada masyarakat yang sedang hilir mudik berolahraga.Kemeriahan pula bisa disaksikan di Bandung. Di mana di Kota Kembang ini, sosialisasi dipadukan dengan zumba. Jika di Tasikmalaya maka gaya sosialisasinya dikemas dengan sentuhan teatrikal. Demikian pula di Banten, Gorontalo, Ternate (Maluku Utara) dan sejumlah daerah lainnya yang juga tak kalah ciamik dalam menampilkan aksinya yang bervariasi untuk menarik minat masyarakat agar berinteraksi, bahkan berdiskusi tentang bahaya narkoba, sehingga pada akhirnya pesan yang disampaikan dapat menjadi renungan ketika mereka pulang ke rumahnya masing-masing. Pada intinya, kegiatan seperti inilah bisa menjadi momentum untuk memaksimalkan peran serta masyarakat, terutama para duta-duta BNN atau simpatisan BNN untuk mengekspresikan dirinya dalam hal positif dan membuat suara kampanye penyadaran publik akan bahaya narkoba makin menggema.Inilah spirit yang harus dilakukan bukan hanya musiman, tapi harus berkelanjutan, karena ini menjadi ajang yang sangat tepat untuk lebih dekat dengan masyarakat demi menyelamatkan generasi produktif agar bangsa dan negara ini tetap kuat.#stopnarkoba#CFD#demandreduction#hidupsehatB/BRP-09/II/2017/HUMAS
Artikel
Aksi Demand Reduction Serentak di Seluruh Wilayah Indonesia
Terkini
-
BNN JALANI PEMERIKSAAN KINERJA BPK, KAWAL OPTIMALISASI LAYANAN REHABILITASI 23 Sep 2026 -
BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA 22 Sep 2026 -
BNN GELAR PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS LRKM UNTUK PERKUAT STANDAR LAYANAN REHABILITASI 22 Sep 2026 -
BNN RESMI BUKA REFRESHER TRAINING PETUGAS PENDAMPING IBM 2026: DORONG PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN HINGGA TINGKAT DESA/KELURAHAN 21 Sep 2026 -
KEPALA BNN RI BERIKAN KULIAH UMUM DAN TEKEN MOU DI PKKMB UNIVERSITAS PANCASILA 18 Sep 2026 -
GARUDA BERSINAR, KAWAL KEBERLANJUTAN PROSES PEMULIHAN 17 Sep 2026 -
BNN AMANKAN WNA CHINA BAWA 14,6 KG GANJA DI SOEKARNO-HATTA 17 Sep 2026
Populer
- KEPALA BNN RI: MAHASISWA HARUS JADI AGEN PERUBAHAN LAWAN NARKOTIKA 26 Agu 2026

- IKR 2026 DORONG TRANSFORMASI LAYANAN REHABILITASI BERBASIS KETERPULIHAN 27 Agu 2026

- KEPALA BNN RI HADIRI PELUNCURAN NATIONAL RISK ASSESSMENT (NRA) 2026 27 Agu 2026

- BNN HADIRI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H TINGKAT NASIONAL 27 Agu 2026

- SUARAKAN PENCEGAHAN MELALUI SENI TRADISIONAL, BNNP JAWA BARAT SUKSES GELAR PENJURIAN PASANGGIRI AGUNG NGAWIH SINOM “NARKOBA MUSUH BANGSA” 04 Sep 2026

- PELATIHAN USAI, BNN DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI BERDAMPAK PADA KINERJA 04 Sep 2026

- IKR 2026 DISEMPURNAKAN, BNN PERKUAT PENGUKURAN KAPABILITAS LAYANAN REHABILITASI 03 Sep 2026
