SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI LINGKUNGAN SEKOLAH


Kamis, 28 Februari 2013
[ratings]

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE BNNK Ciamis melalui Seksi Pencegahan menggelar Sosialisasi P4GN bagi pelajar sekolah menengah, bertempat di Aula SMK Taruna Bangsa Ciamis, Kamis (28/02/2013). Sebanyak 250 Siswa Pelajar SMK Taruna Bangsa Ciamis dari berbagai kelas dan jurusan mengikuti Kegiatan Sosialisasi P4GN di lingkungan sekolahnya. Kegiatan ini digelar dengan tujuan agar lingkungan sekolah memiliki daya tangkal yang tangguh dari ancaman narkoba yang merambah tanpa batas baik tempat maupun orang. Sebagaimana dijelaskan oleh Kasi Pencegahan Deny Setiawan, S.Sos, bahwa tujuan Sosialisasi P4GN di lingkungan sekolah ini adalah untuk menyampaikan informasi tentang program kerja BNNK Ciamis, dalam rangka meningkatkan kesadaran pihak sekolah mulai dari Kepala Sekolah, Para Guru, Karyawan, dan Pelajar. Dengan kesadaran itulah diharapkan mereka semua dapat berperanserta dalam menciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Narkoba, serta meningkatkan keterampilan dan daya tangkal terhadap peyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya dikalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya, ujar Deny. Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Kesehatan Ciamis, Sat Res Narkoba Polres Ciamis dan dari BNNK Ciamis. Kepala BNNK Ciamis, drg Engkan Iskandar menjelaskan bahwa peredaran narkoba di Indonesia dewasa ini dipengaruhi faktor kondisi geografis wilayah Indonesia yang terasuk dalam kategori negara kepulauan. Sebagai upaya mencegah masuknya peredaran narkoba dari luar, diperlukan pendekatan interdiksi yang ketat baik itu interdiksi orang, barang maupun paket. Selain masalah geografis, maraknya peredaran narkoba juga dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat masih rendah sehingga orang mudah tergiur untuk menjadi pengedar, karena keuntungannya yang luar biasa besar. Kepala BNNK menegaskan permasalahan adiksi narkoba dapat berdampak multi dimensi, bukan hanya kesehatan tubuh manusia saja yang terancam narkoba, melainkan idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, yang lebih berbahaya lagi adalah hilangnya generasi penerus bangsa (loss generation). Semua berharap bahwa masyarakat pendidikan dapat meneruskan jejak pejuang pendahulunya untuk membangun negeri Indonesia tercinta menjadi lebih baik, makmur dan sentosa, dengan kondisi yang aman dan tentram, namun hal ini akan sia-sia semata jika kaum terdidik menjadi budak narkoba, pemicu permusuhan, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya, pesan Kepala BNNK Ciamis kepada para pelajar SMK Taruna Bangsa Ciamis. . (sumber : BNNK Ciamis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *