Bekerja Dengan Hati Kunci Sukses Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba


Rabu, 27 Maret 2019
[ratings]

Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat merupakan dua bidang penting dalam upaya penanganan permasalahan narkotika. Namun demikian, keduanya memiliki core bisnis yang tidak sama sehingga dipisahkan dalam dua bidang yang berbeda meskipun dalam pelaksanaan kerja keduanya harus dapat saling mengisi dan terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BNN, Drs.Heru Winarko, S.H. dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) yang dihadiri oleh para Kepala Bidang dan Kepala Seksi P2M dari seluruh BNN Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, Rabu (27/3).

Rakornas yang berlangsung selama tiga hari di hotel Fave, Jakarta Timur ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Rapimnas BNN 2019 guna optimalisasi peran strategis BNN Provinsi dan BNN Kota/Kabupaten dalam pelaksanaan P4GN.

Dalam arahannya, Kepala BNN juga menyampaikan bahwa pencegahan tidak lagi hanya pada sisi penyalahgunaan saja, tetapi juga pada sisi peredaran gelap narkotika. Oleh sebab itu, Heru berharap para Kabid dan Kasi P2M untuk tidak lagi hanya ceramah dan sosialisasi-sosialisasi semata tetapi mampu membangun sebuah sistem sehingga menciptakan outcome yang lebih nyata.

“Saya harap para Kabid dan Kasi P2M dapat membangun sistem baik di sekolah-sekolah maupun diberbagai tempat publik seperti bandara, pelabuhan, tempat-tempat wisata, dan lain sebagainya. Temui para kepala dinas, gubernur, bupati, walikota, sekda, serta pejabat terkait lainnya dan lakukan koordinasi” jalas Heru.

Heru juga berpesan kepada para Kabid dan Kasi untuk bekerja dengan hati dan tidak terpaku pada penyuluhan rutin serta target kerja untuk penilaian semata. Ia berharap kepuasan hati untuk dapat berkontribusi dalam pencegahan dan penyelamatan generasi bangsa dari ancaman narkoba menjadi motivasi yang utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *