Arti Penting Kolaborasi Pemerintah dalam Upaya P4GN di Kota Bandung


Rabu, 6 Maret 2019
[ratings]

Tingginya tingkat prevalensi penyalahgunaan narkotika di Jawa Barat yang termasuk dalam sepuluh tertinggi di Indonesia mendorong BNN untuk meningkatkan kolaborasi. Kolaborasi pada tatanan pemerintah mutlak dilakukan dalam penanganan permasalahan narkotika di Jawa Barat (Jabar) yang merupakan salah satu provinsi padat penduduk di Indonesia.

Drs. Wuryanto Sugiri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan Bimtek P4GN bagi penggiat anti narkoba di lingkungan pemerintah Jabar menyampaikan bahwa tanggung jawab terhadap penanganan permasalahan narkotika bukanlah tanggung jawab BNN semata. Oleh sebab itu, di hadapan para perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibnas, serta perwakilan dari Puskesmas, ia mengajak semuanya untuk saling bekerjasama dalam P4GN, khususnya pencegahan di lingkungannya masing-masing.

“Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan sosialisasi, ToT, sarasehan, maupun kampanye. Penyampaian kepada masyarakat pun dapat dilakukan baik dengan komunkasi massa maupun interpersonal” ujar Wuryanto dalam paparannya pada Bimtek P4GN, Rabu (6/3).

Selanjutnya, Direktur P2M tersebut juga menjelaskan bahwa sasaran dari kegiatan pencegahan yakni harus dapat memberikan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika. Setelah adanya pemahaman dan kesadaran maka diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan menghindari keluarganya dari kejahatan narkoba.

Wuryanto menegaskan kepada seluruh yang hadir untuk memiliki kesamaan pemahaman, kesepakatan, dan komitmen dalam upaya P4GN. Dengan demikian para penggiat P4GN yang hadir ini akan mampu menyampaikan kembali apa yang diketahui dan dipahami di instansi dan lingkungannya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *