Pertolongan Pertama untuk Orang Sakau Narkoba Jenis Shabu


Selasa, 8 Januari 2019
[ratings]

Tahukah Anda bagaimana cara melakukan pertolongan pertama ketika orang mengalami sakau karena sabu-sabu atau narkoba? Tak banyak orang yang tahu bagaimana melakukannya. Padahal cara ini begitu penting diketahui.

Sebab, pengguna sabu-sabu di Indonesia tergolong memprihatinkan. Berdasarkan data BNN, jumlah pemakai narkoba di Indonesia mencapai 3,5 juta orang pada tahun 2017 lalu. Oleh karena itu, masyarakat perlu tahu apa yang harus dilakukan pertama kali ketika mengetahui ada orang yang mengalami sakau karena narkoba.

Sebelum membahas mengenai tips melakukan pertolongan pertama pada penderita yang mengalami sakau, ada baiknya mengetahui ciri-ciri orang yang mengalami sakau.

Ciri-Ciri Orang Sakau

Ada beberapa tanda atau gejala yang dialami orang sakau karena sabu. Berikut ini beberapa di antaranya

Nafsu Makan Meningkat

Ada orang yang mengalami sakau dibarengi dengan meningkatnya nafsu makan.

Mudah Marah

Orang yang mengalami sakau akan terlihat mudah mengalami perubahan mood. Tak jarang moddnya menjadi negative, seperti mudah marah.

Sulit untuk Fokus

Orang yang sedang sakau mengalami kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi . Ini juga bisa dilihat dari cara bicara yang kadang juga sering tidak nyambung.

Paranoid

Tanda orang yang mengalami sakau juga bisa dilihat dari adanya gangguan mental berupa paranoid.

Halusinisasi

Orang yang sakau juga kerap mengalami halusinasi. Penderita menganggap dirinya melihat sesuatu, sedang orang normal lainnya tidak melihat hal tersebut

Mudah Gelisah

Orang yang mengalami sakau narkoba juga bisa dilihat dari perilaku yang mudah gelisah. Tampak sekali orang ini sulit untuk bisa tenang.

Tidur Lama

Orang yang mengalami sakau juga bisa dilihat dari durasi tidurnya yang begitu lama. Melebihi waktu tidur orang normal.

Bicara Gagap

Orang yang sakau juga bisa dikenali dari cara bicaranya yang kadang gagap. Ini bisa menjadi indikasi awal dirinya mengalami sakau.

Pernafasan Tidak Teratur

Gejala lainnya orang yang tengah sakau bisa dilihat dari pola pernafasan yang tidak teratur.

Kulit Pucat

Orang yang sedang sakau juga bisa dilihat dari kulit muka yang terlihat pucat. Anda bisa mengenalinya dengan melihat wajah orang yang sedang sakau ini.

Mual atau Muntah

Kerap kali orang yang sakau juga dibarengi dengan muntah. Ini menunjukkan ada masalah pada bagian perut orang tersebut yang penyebabnya bisa karena efek dari sabu atau narkoba

Kejang

Tidak menutup kemungkinan, orang yang sakau bisa sampai mengalami kejang. Ini kondisi yang tentu saja mengkhawatirkan. Karena itu perlu dilakukan penanganan yang cepat agar kondisi tersebut tidak sampai membahayakan nyawa.

Langkah-langkah Pertolongan Pertama untuk Orang Sakau Narkoba / Sabu-Sabu

Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan ketika ada orang yang mengalami sakau karena narkoba.

1. Siapkan air panas di dalam botol

Fungsi dari air panas ini untuk menghilangkan sakit perut pada pengguna. Caranya botol berisi air panas itu bisa diletakkan pada bagian perut pengguna sehingga kondisi orang ini akan merasa lebih baik.

2. Letakkan di ruangan yang tenang.

Ketika Anda mendapati teman, saudara atau teman sedang sakau, Anda harus cari tempat yang tenang dan kemudian tempatkan orang tersebut di dalam ruangan. Dengan ruangan yang tenang, kondisi kejiwaan penderita ini bisa menjadi lebih tenang.

3. Hubungi Dokter atau Tenaga Medis

Segera cari bantuan dari tenaga medis agar bisa melakukan penanganan terhadap orang yang sedang sakau ini. Dengan penanganan yang tepat, nantinya bernagsur-angsur orang yang sakau itu akan pulih.

4. Sediakan Media Hiburan

Misalnya televisi, majalah atau radio. Dengan media hiburan itu bisa menjadi sarana pengalih perhatian bagi penderita yang sedang sakau.

5. Hindari Memberi Obat

Sebaiknya kita tidak langsung memberikan obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit. Sebaiknya kita menunggu instruksi dari dokter mengenai obat yang tepat diberikan pkepada orang yang tengah sakau ini.

6. Temani

Jangan biarkan orang yang sakau sendirian. Pastikan ada selalu yang menemani untuk memastikan kondisinya dalam keadaan baik.

7. Coba Berkomunikasi

Coba untuk berbicara dengan pasien ini dengan cara yang tenang. Dengan begitu, kita bisa tahu seberapa jauh efek sakau yang dialami oleh pasien ini.

Jika memungkinkan, coba tanya seberapa banyak narkoba yang dikonsumsi. Dengan begitu kita bisa mengidentifikasi apa jenis narkoba atau sabu yang digunakan oleh pasien dan nantinya hal ini bisa diberitahukan kepada tenaga medis.

8. Siapkan Ambulance

Dalam kondisi tertentu, biasanya penanganan lanjutan akan dilakukan di rumah sakit. Oleh karena itu, kita bisa mencoba mencari ambulance agar ketika dibutuhkan pasien ini bisa langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

9. Upayakan Pasien tetap tenang

Pada narkoba jenis tertentu bisa membuat orang menjadi sangat agresif. Karena itu, kita bisa coba untuk terus menenangkan pasien.

10. Lepas pakaian

Terkadang pada kasus sakau tertentu, orang tersebut akan merasa kegerahan. Untuk itu, kita bisa coba untuk melepaskan baju pasien agar kondisi tubuhnya bisa lebih dingin.

11. Pantau Terus Kondisi Pasien

Jika sampai misalnya orang yang sakau itu sampai pingsan, ini menunjukan kondisinya memburuk. Penting untuk selalu ada yang mengawasi kondisi pasien ini.

12. Percayakan pada Tenaga Media

Biarkan dokter atau tenaga medis yang membantu penanganan orang yang sedang sakau ini. Percayakan sepenuhnya pada ahlinya.

13. Hindari Mmeberi Minuman Bersodi

Hindari memberi minuman bersoda atau pun berkafein. Sebab dikhawatirkan dapat membuat kondisi pasien itu bertambah buuk.

Itulah beberapa langkah yang perlu dilakukan jika mengetahui ada orang yang sedang sakau karena sabu atau narkoba. Pastikan untuk segera menghubungi tenaga medis agar kondisi pasien ini bisa cepat tertangani.