Pembekalan materi teknis subtansi lembaga bagi CPNS BNN

18 Juli 2019

Kamis, 18 Juli 2019, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Lido - Jawa Barat. Inspektur I Ittama BNN, Drs. Andi Loedianto, M.H memberikan pembekalan materi teknis subtansi bagi CPNS BNN Golongan II Angkatan II, III dan IV Tahun 2019.

Milenial Perlu Sentuhan Khusus Agar Terhindar Narkoba

18 Juli 2019

Upaya peningkatan kesadaran bahaya narkoba pada anak milenial tidak cukup dengan nasehat, namun perlu sentuhan khusus agar mereka terhindar dari jeratan bahaya penyalahgunaan narkoba.Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Lingkungan Pendidikan, Katty seorang guru Bimbingan dan Konseling di salah satu SMK di Ambon mengatakan, perlu ada upaya yang keras dan kepedulian yang kuat baik dari pihak sekolah dan keluarga, terutama pada mereka yang sudah terdampak.Ia pernah mengalami langsung dalam penanganan anak yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Khawatir akan terkena dampak yang lebih buruk, maka ia mendorong agar anak tersebut untuk menjalani pemeriksaan medis. Atas upayanya tersebut, pada akhirnya, sang anak diberikan rekomendasi berupa pemulihan atau rehabilitasi narkoba.Sementara itu, Sitti Nur Aini Syukur, guru dari SMA Siwalima Ambon, mengatakan kaum milenial terutama pelajar perlu diberikan program khusus untuk mengembangkan kreativitas anak.“Kami memiliki program tersebut, dan seratus persen anak didik kami tidak ada yang terkena narkoba, hal itu setelah jalani pemeriksaan BNN,” tambahnya.Senada dengan hal tersebut di atas Direktur Peran Serta Masyarakat BNN, Drs. Mohamad Jupri, MM setuju bahwa milenial butuh penyaluran yang positif agar terhindarkan dari penyalahgunaan narkoba. Menurut Direktur PSM BNN ini, para penggiat anti narkoba dari kalangan pendidikan bisa mengambil peran dalam mencetak anak-anak muda milenial yang sehat tanpa narkoba melalui sentuhan pencegahan baik dalam bentuk sosialisasi maupun pelibatan mereka dalam event-event positif seperti pertandingan atau pelombaan olahraga.Biro Humas dan Protokol BNN RI#bersinar

Beta Anak Anti Narkoba

18 Juli 2019

Beta ini anti narkoba, mau hidup tanpa narkoba, jangan coba pakai narkoba, kalau ale seng mau, sengsara…sengsara…Begitulah petikan lirik lagu yang dinyanyikan dengan lantang oleh para penggiat anti narkoba di Ambon, Rabu (17/7), dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Bidang P4GN di Lingkungan Pendidikan.Menurut Ella Kalamatu, seorang widyaiswara dari Badan Pengembangan SDM Provinsi Maluku, penggiat anti narkoba juga perlu memiliki lagu atau yel-yel yang bisa membuat semangat dalam melaksanakan tugasnya.Saat memberikan materi tentang dinamika kelompok, Ella mengatakan penggiat anti narkoba harus menguasai beberapa hal agar nantinya upayanya maksimal. Pertama, dia harus mampu mengenali diri sendiri dengan cara menggali potensi dirinya, baik mengidentifikasi kelemahan atau kekuatannya.“Hal ini bisa menjadi modal untuk inspirator, atau role model, dengan catatan biasakan hal-hal yang positif dan meminimalisir hal yang negatif,” imbuhnya.Hal selanjutnya, yang perlu dikuasai adalah mengenal orang lain. Menurutnya, manusia perlu perlu mengenal orang lain, karena sebagai makhluk sosial, perlu interaksi dengan orang lain, dalam rangka memenuhi kebutuhannya dan mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini, penggiat anti narkoba harus mahir dalam berkomunikasi sehingga pesan yang disampaikan bisa tepat sasaran.Di akhir sesi materinya, Ella berharap agar para penggiat anti narkoba ini mampu menyebarkan virus anti narkoba di masyarakat agar tujuan bersama yaitu Indonesia Emas dan Indonesa Bebas Narkoba bisa tercapai.Biro Humas dan Protokol BNN RI#bersinar

Kegiatan Penyusunan Dokumen dan Reviu Proses Bisnis BNN.

18 Juli 2019

Kamis, 18 Juli 2018, Dafam hotel - Jakarta, Kabag Tu Ittama BNN, Ari Lispriyanto, S.H., M.M menghadiri kegiatan Penyusunan Dokumen Pengembangan Tata Laksana ( Penyusunan dan Reviu Dokumen Proses Bisnis).

Sosialisasi Pembinaan Pengawasan TA. 2019 di BNN Provinsi Bengkulu

18 Juli 2019

Kamis, 18 Juli 2019. Inspektur Utama BNN, Drs. Wahyu Adi, S.H., M.Si. Memberikan arahan terkait sosialisasi pembinaan dan pengawasan irtama BNN di lingkungan BNNP Bengkulu tanggal 17 dan 18 juli 2019.

Sosialisasi Pembinaan Pengawasan TA. 2019 di BNN Provinsi Lampung

18 Juli 2019

Kamis, 18 Juli 2019. Inspektur III Ittama BNN, Edhie Mulyono, S.E., Ak., M.M memberikan arahan terkait pembinaan pengawasan intern kepada pegawai BNN di wilayah Provinsi Lampung tanggal 17 s.d 19 Juli 2019.

Sosialisasi P4GN SMP Putra 1 Jakarta

17 Juli 2019

Pelaksana Bintek Lingkungan Pendidikan Direktorat Peran Serta Masyarakat BNN Mia Garmiaty, S. S.p, M.Si, menjadi narasumber dalam rangka sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bagi Siswa/i SMP Putra 1 Jakarta yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juli 2019 bertempat di Gedung Pertemuan SMP Putra 1 Jakarta, Jl. Inspeksi Saluran Kalimalang, Pondok Bambu, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.   Dari Kegiatan tersebut diharapkan Siswa/i bisa memahami bahaya penyalahgunaan narkoba agar dapat membentengi diri sendiri, lingkungan keluarga dan sekolah dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta dapat membentuk satgas anti narkoba di lingkungan sekolah demi tercapainya lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan  menjadi generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.  

Pembentukan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Provinsi Kep. Riau

17 Juli 2019

Kemenpora RI bekerja sama dengan BNN RI melatih Pemuda Anti Narkoba sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat demi menciptakan upaya preventif penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) ini disiapkan untuk membina pemuda anti narkoba di wilayahnya masing-masing.  Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan dari tanggal 16-19 Juli 2019 bertempat di Sahid Batam Center ini diikuti oleh 200 peserta dari Provinsi Kep. Riau yang tersebar dari Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Karimun, hadir perwakilan dari BNN RI sebagai narasumber pada pelatihan ini kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat, Ricky Yanuarfi, SH, M.Si. Pada akhir pelatihan diberikan sertifikat penggiat anti narkoba oleh BNN sebagai tanda keterlibatan para pemuda dalam pelatihan ini

Menuju Lingkungan Pendidikan Bersinar, Strategi P4GN Diberikan Pada Kalangan Pengajar

17 Juli 2019

Ambon, Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, telah mengancam seluruh lapisan di seluruh penjuru negeri, termasuk di segmen lingkungan pendidikan di tanah Maluku. Berdasarkan hasil Survei penyalahgunaan narkoba tahun 2018 oleh BNN dan LIPI, tren penyalahgunaan narkoba di kalangan lingkungan pendidikan cukup tinggi. Karena itulah BNN, melalui Direktorat Peran Serta Masyarakat, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Lingkungan Pendidikan di Ambon, Maluku, selama dua hari (17-18 Juli 2019).Melalui kegiatan ini para penggiat anti narkoba dibekali berbagai materi tentang masalah narkoba dan penanggulangannya. Dengan harapan, nantinya mereka terampil dalam upaya P4GN dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang ‘bersinar’ atau bersih dari narkoba.Dalam pembukaan kegiatan tersebut, pada Rabu, (17/7), Direktur Peran Masyarakat BNN RI, Drs. Mohamad Jupri, MM mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para penggiat anti narkoba guna mensinergikan program pemberdayaan masyarakat dalam upaya P4GN.“Kami mengajak seluruh pemangku kebijakan di lingkungan pendidikan untuk bersama-sama menjalani kemitraan dan menumbuhkan komitmen yang kuat dalam menekan tingkat penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.Direktur Peran Serta menambahkan, bahwa lingkungan pendidikan merupakan mitra strategis dalam penanganan narkoba, terutama di kalangan anak muda, sehingga diharapkan peran guru, dosen dalam membentuk sikap, pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat mengimplementasikan P4GN secara mandiri dan berkesinambungan.“Di bidang pendidikan, upaya pencegahan bisa dilakukan dengan menyiapkan materi anti narkoba pada mata kuliah atau pelajaran, dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pelajar dan mahasiswa akan bahaya narkoba,” imbuhnya.Kepada para penggiat anti narkoba, Direktur Peran Serta Masyarakat ini berharap agar para penggiat bisa melakukan upaya maksimal baik dari segi pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga pemberantasan sesuai dengan porsi dan kapasitasnya masing-masing.“Penggiat diharapkan nantinya bisa memberikan pemahaman, karena sentuhan tenaga penggiat seperti para guru ini lebih besar peluangnya untuk lebih didengarkan oleh para siswa,” kata perwira tinggi polisi yang pernah berdinas di Ambon pada 2010 lalu ini.Biro Humas dan Protokol BNN RI#bersinar #stopnarkoba

Bank Indonesia Kembali Lakukan Tes Urine Bagi Pegawainya

17 Juli 2019

Bank Indonesia kembali melaksanakan tes urine bagi pegawai di lingkungannya pada hari Selasa, 16 Juli 2019, bertempat di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jl. MH Thamrin No.2 Jakarta Pusat. Kegiatan seperti ini sudah dan akan terus dilaksanakan oleh BI dikemudian hari sebagai upaya dini pencegahan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan kerja.           

GPR