KONTAK CENTER BNN  .    callcenter@bnn.go.id  .    184  .  SMS/Whatsapp   081-221-675-675  .  BBM   2BF297D7

Berita

Time Line @INFO BNN

Waspada! Penyalahguna Narkoba Terbesar adalah Kalangan Pekerja

Mari berbagi :    

Bone Bolango/ Gorontalo—Sebanyak 70 persen dari penyalahguna narkoba yang ada di Indonesia berasal dari kalangan pekerja, baik itu negeri, BUMN/BUMD, maupun swasta. Presentase ini mengukuhkan kalangan pekerja sebagai penyalahguna tersbesar dan narkoba sekaligus kelompok yang paling berisiko menjadi penyalahguna coba pakai.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo dalam kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk kalangan pekerja, yang digelar BNN Kabupaten Bone Bolango, di RM Litiyano Kabila, Rabu (12/4).

Muchars yang menjadi narasumber dalam materi berjudul Narkoba Vs Narkoba vs Masa Depan Bangsa menyebut kalangan pekerja menjadi sangat rentan karena mereka adalah kalangan berpenghasilan dan dituntut beraktivitas tinggi. Di hadapan 20 peserta yang berasal dari sejumlah instansi swasta dan BUMD di Bone Bolango ia berpesan untuk bekerja dengan pembagian waktu yang seimbang.

“Pekerja harus membagi waktu sedikitnya menjadi tiga: bekerja, istirahat, dan beribadah. Sering ada pekerja yang tidak mau beristirahat dan beribadah demi mengejar produktivitas kerja, akhirnya obat-obatan menjadi pelarian dan stimulan.”

Menurut Muchars hal ini bisa dihindari dengan jalan membagi waktu dan berusaha mengkomunikasikan  peran dan tugas bersama rekan-rekan kerja di kantro dan terutama kepada atasan. “Atasan Anda pasti akan paham kalau Anda adalah  manusia yang memiliki keterbatasan fisik. Janganlah memaksakan diri dalam bekerja dan jangan memasang target yang tidak wajar. Anda harus menyayangi tubuh Anda,” pesan Muchars.

Membuka acara yang mengambil tema “Ciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat Tanpa Narkoba” ini Kepala BNNK Bone Bolango, Abd. Haris Pakaya, S.Pd, M.Si yang sekaligus juga sebagai narasumber dengan materi berjudul Deteksi Dini Dampak Penyalahgunaan Nar koba. Dalam materinya Haris mengajak peserta mewaspadai setiap lingkungan tempat beraktivitas, baik itu di tempat kerja maupun di tengah-tengah keluarga. Ia juga meminta para peserta menyusun rencana aksi di tempat kerja yang salah satunya memuat aturan tentang syarat bebas narkoba.

“Untuk itu BNNK bisa mensupport dengan menyediakan tes urine sesuai permintaan instansi. Idealnya tiga bulan sekali kita adakan tes urine secara mendadak,” imbuhnya.

Pada kegiatan ini, kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol Oneng Subroto, SH, MH, yang diwakili Kepala Bidang P2M mengukuhkan para peserta kegiatan menjadi relawan anti narkoba yang akan  meneruskan informasi P4GN di wilayah pengabdian masing-masing dan bersama BNNK Bone Bolango menekan angka prevalensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di daerah tersebut. Rencananya para relawan akan diberikan bimbingan teknis secara berkelanjutan untuk memutakhirkan pengetahuan mereka soal P4GN#StopNarkoba (Jam)

B/BRD-142/IV/2017/Humas

  

    


  Ikuti Kami di Sosial Media

Kami berupaya untuk membuka kanal Sosial Media sebanyak mungkin agar selalu terhubung dengan Anda.

  Kontak Kami
  Alamat

Jl. MT. Haryono No. 11
Cawang, Jakarta Timur

Phone : 184
Mail : callcenter@bnn.go.id