CONTACT CENTER BNN  .    callcenter@bnn.go.id  .    184  .  SMS/Whatsapp   081-221-675-675  .  BBM   2BF297D7

Artikel

Time Line @INFO BNN

Kenali Ciri-Ciri Penyalahguna Agar Tak Jadi Korban Selanjutnya

Mari berbagi :    

Pelajar menjadi sasaran empuk bandar Narkoba. Para bandar dan pengedar ini punya berbagai trik licik mengelabui para pelajar sehingga akhirnya banyak yang terjebak dalam penyalahgunaan Narkoba. Parahnya lagi, para bandar tak hanya menjadikan pelajar ini sebagai pasar, tapi ada juga yang direkrut sebagai pengedar.

Oleh karena itu, para pelajar harus pintar-pintar dalam menjaga diri sehingga tidak menjadi korban berikutnya. Cara paling efektif adalah selektif dalam memilih kawan bergaul. Pelajar yang telah menjadi penyalah guna Narkoba secara kasat mata bisa dilihat dari ciri-ciri fisik maupun prilakunya.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Lingkungan Sekolah yang digelar BNN Kabupaten Serdang Bedagai di SMAN 1 Dolok Merawan, Selasa (25/2/2014). Hadir dalam kesempatan itu antara lain Kasie Pencegahan BNNK Sergai Janter Sinambela, Kasubbag Tata Usaha BNNK Sergai Maghdalena Hutagalung dan Kepala Sekolah SMAN 1 Dolok Merawan Humisar Sigalingging. Sebanyak 30 pelajar yang dipilih dari kelas 1, 2 dan 3 ikut ambil bagian sebagai peserta.

Ada dua materi penyuluhan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pertama, Narkoba dan Dampaknya yang dipresentasikan oleh Esdras Idi Alfero Ginting. Adapun materi yang kedua membahas tentang Aspek hukum Narkoba dan Rehabilitasi Medis Bagi Penyalah Guna oleh T Ewa Gumawa Simamora. Keduanya merupakan penyuluh BNNK Serdang Bedagai.

Disampaikan bahwa penyalahguna memiliki ciri fisik dan prilaku yang agak berbeda dibanding orang yang belum memakai Narkoba. Ciri fisik penyalah guna misalnya bisa dilihat dari cara bicaranya yang cadel, jalan sempoyongan, dan sering terkantuk-kantuk. Ciri lainnya adalah gerakan anggota tubuh kurang terkoordinasi dan lamban, mata memerah serta pupilnya melebar.

Adapun dari segi prilaku, penyalah guna biasnaya tampak jadi lebih pendiam dari biasa, susah diajak bicara/diskusi, kurang disiplin, dan sering menghindari kontak mata langsung. Penyalah guna juga suka membolos atau malas belajar, mengabaikan kegiatan ibadah, maupun menarik diri dari aktivitas bersama keluarga. “Ciri yang paling mudah, adalah dari sifat 3ONG yaitu bengong, bohong dan nyolong,” ujar narasumber pertama.

Di sisi lain, pelajar yang sudah terlanjur menjadi penyalah guna Narkoba disarankan agar segera direhabilitasi secara medis maupun sosial. Menurut Ewa Gumawa, penyalahguna bisa direhab di balai rehabilitasi yang dimiliki BNN yakni di Lido (Bogor), Baddoka (Makassar) dan Tanah Merah (Samarinda). “Gratis, karena biaya pengobatan ditanggung oleh bengara,” ungkap dia.

Kasie Pencegahan BNNK Sergai Janter Sinambela berharap kegiatan tersebut bisa memotivasi para pelajar untuk bergaya hidup sehat tanpa Narkoba. Menurut dia, jika tak ingin menjadi korban penyalahgunaan Narkoba, para pelajar harus mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif.

 “Tak perlu coba-coba memakai Narkoba karena dampaknya bisa fatal. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Anak muda harusnya membekali diri dengan hal-hal bermanfaaat, bukan sebaliknya malah merusak diri sendiri,” ujarnya.(EIG)


  Ikuti Kami di Sosial Media

Kami berupaya untuk membuka kanal Sosial Media sebanyak mungkin agar selalu terhubung dengan Anda.

  Kontak Kami
  Alamat

Jl. MT. Haryono No. 11
Cawang, Jakarta Timur

Phone : (021) - 80871566 / 80871567
Mail : callcenter@bnn.go.id